EKONOMIAKTUAL.COM – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus membuktikan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar wilayah operasional. Kali ini, subholding dari Pelindo tersebut mendorong tumbuhnya kepedulian lingkungan sejak usia dini melalui dukungan terhadap program Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan di Kelurahan Tambak Osowilangun, Surabaya.
Dukungan nyata ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan sarana pemilahan khusus botol plastik yang disalurkan melalui Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kelurahan Tambak Osowilangun. Fasilitas ini diperuntukkan bagi sejumlah lembaga pendidikan setempat, yaitu:
1. KB/TK Mursyidah
2. SD Mursyidah
3. MI/RA Al Fatich
4. PPT Melati
Edukasi dan Pembentukan Karakter Generasi Muda
Kehadiran sarana pemilahan tempat sampah plastik ini tidak sekadar berfungsi menjaga kebersihan area sekolah, tetapi juga menjadi media pembelajaran interaktif bagi para siswa. Melalui fasilitas ini, para peserta didik diajak mengenali jenis-jenis sampah serta membiasakan diri memilah dan membuang sampah pada tempatnya secara konsisten.
Melalui kebiasaan sederhana yang ditanamkan sejak dini, para siswa diharapkan dapat memahami bahwa menjaga kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Karakter dan kebiasaan positif ini diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah saja, melainkan membawa dampak luas hingga ke lingkungan keluarga dan masyarakat.
Senior Manager Sekretaris Perusahaan dan Hukum PT Terminal Teluk Lamong, Syaiful Anam, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari wujud kepedulian perusahaan dalam membentuk kesadaran lingkungan serta fondasi karakter generasi muda.
“Sekolah memiliki peran penting, tidak hanya sebagai tempat memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga sebagai ruang untuk membentuk karakter dan kebiasaan peserta didik. Melalui dukungan sarana pemilahan sampah ini, kami berharap para siswa dan seluruh warga sekolah semakin terbiasa menjaga kebersihan serta memahami pentingnya memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Anam.
Mengubah Sampah Menjadi Peluang dan Nilai Guna
Selain membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat, edukasi pemilahan botol plastik ini memberikan pemahaman berharga bahwa sampah yang dikelola dengan baik memiliki nilai guna (circular economy) serta mampu mengurangi potensi pencemaran lingkungan.
Kolaborasi berkelanjutan antara PT Terminal Teluk Lamong dan Pokja Bunda PAUD Kelurahan Tambak Osowilangun merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Melalui keterlibatan aktif dari para pendidik, siswa, dan warga setempat, TTL optimistis kepedulian lingkungan dapat melekat menjadi karakter kuat generasi muda dalam menciptakan ekosistem yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (CQO)













