EKONOMIAKTUAL.COM – Sebanyak 10 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Banyuwangi akan mendapat pendampingan peningkatan mutu pendidikan dari Yayasan Pendidikan Astra–Michael D. Ruslim (YPA-MDR) selama lima tahun. Program pembinaan tersebut dijadwalkan mulai Oktober 2026 dengan fokus pada penguatan akademik, karakter, seni budaya, serta kecakapan hidup siswa.
Rencana kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan Ketua Pengurus YPA-MDR Gunawan Salim dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Selasa (25/8/2026).
Program tidak hanya menyasar siswa. Kepala sekolah dan guru juga akan mendapatkan pelatihan serta pendampingan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah.
Gunawan Salim mengatakan, pembinaan YPA-MDR akan bertumpu pada empat pilar utama, yakni akademik, karakter, seni budaya, dan life skill. Para pendidik akan mendapat penguatan dalam bidang literasi, numerasi, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran.
“Melalui pendampingan di empat pilar tersebut, kami berharap dapat mewujudkan generasi muda yang kompeten secara akademik, berkarakter baik, memiliki bekal kecakapan hidup, sekaligus memiliki kepedulian terhadap seni dan budaya lokal,” ujar Gunawan, Selasa (25/8/2026).
Sepuluh SD yang menjadi sasaran program berada di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, dan Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu. YPA-MDR juga berencana memperluas cakupan pembinaan hingga SMKN 1 Glagah.
Menurut Gunawan, pemilihan Kemiren dan Jambewangi tidak terlepas dari potensi lokal yang dimiliki kedua wilayah tersebut. Desa Kemiren dikenal sebagai salah satu pusat budaya Suku Osing. Sementara itu, Desa Jambewangi memiliki potensi di sektor pertanian organik yang produknya telah menembus pasar internasional.
“Pembinaan akan mulai Oktober tahun ini di 10 SD Negeri di Desa Jambewangi dan Kemiren. Rencana juga berlanjut ke SMKN 1 Glagah,” katanya.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut positif keterlibatan dunia usaha dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Menurutnya, kolaborasi bersama Astra dapat memperkuat berbagai program pendidikan yang selama ini telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
“Kami berharap program dari Astra nantinya bisa mengisi ruang-ruang yang belum kami kerjakan, sehingga saling melengkapi dan tidak tumpang tindih,” ujar Ipuk.
Selama ini, Pemkab Banyuwangi telah mengembangkan sejumlah program untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan. Di antaranya Siswa Asuh Sebaya (SAS), Gerakan Daerah Entaskan Anak Putus Sekolah (Garda Ampuh), serta beasiswa Banyuwangi Cerdas dan Banyuwangi Progresif.
Kehadiran program pembinaan YPA-MDR diharapkan semakin memperkuat ekosistem pendidikan di Banyuwangi. Selain mendorong prestasi akademik, program tersebut juga diarahkan untuk membentuk karakter, mengembangkan kecakapan hidup, serta menumbuhkan kepedulian siswa terhadap seni dan budaya lokal. (DMT)













