EKONOMIAKTUAL.COM – Perkembangan teknologi energi bersih di Indonesia terus menunjukkan langkah nyata. Berbagai inovasi masa depan—mulai dari hidrogen hijau (green hydrogen), kendaraan berbahan bakar hidrogen, hingga pemanfaatan karbon berbasis mikroalga—menjadi daya tarik utama dalam kunjungan Ikatan Alumni Britania Raya (Indonesian Association of British Alumni/IABA) ke PLN Nusantara Power (PLN NP) Unit Pembangkitan (UP) Muara Karang, Jumat (30/10/2026).
Kunjungan ini memberikan kesempatan langsung bagi para alumnus perguruan tinggi Britania Raya dari berbagai disiplin ilmu untuk melihat bagaimana transformasi sektor ketenagalistrikan nasional diimplementasikan secara konkret demi mendukung dekarbonisasi.
Pionir Hidrogen Hijau dan Teknologi Rendah Karbon
Kehadiran rombongan IABA diterima langsung oleh Direktur Management Human Capital & Administration PLN Nusantara Power, TB Ari Wibawa Mukti. Dalam agenda tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan terkait peran strategis PLTGU Muara Karang dalam menjaga keandalan listrik Jakarta dan sekitarnya, sekaligus meninjau langsung Green Hydrogen Plant (GHP).
Fasilitas GHP di UP Muara Karang menjadi salah satu pionir produksi hidrogen hijau di lingkungan pembangkitan PLN dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan. Selain fasilitas GHP, para peserta juga diperkenalkan dengan beberapa terobosan lain:
Mobil Berbahan Bakar Hidrogen: Gambaran konkret penerapan teknologi hidrogen untuk mendukung ekosistem transportasi bersih masa depan.
Carbon Capture Utilization (CCU) Berbasis Mikroalga: Inovasi yang memanfaatkan kemampuan mikroalga untuk menyerap emisi karbon sekaligus mengolahnya menjadi produk bernilai tambah.
Pentingnya Kolaborasi dan Kesiapan SDM dalam Transisi Energi
Direktur Management Human Capital & Administration PLN NP, TB Ari Wibawa Mukti, menegaskan bahwa keberanian mengeksplorasi teknologi baru adalah kunci agar sektor ketenagalistrikan mampu menjawab tantangan masa depan.
“Transformasi energi membutuhkan keberanian untuk terus mengeksplorasi teknologi baru dan mengubahnya menjadi solusi yang memberikan manfaat nyata. Melalui berbagai inovasi di Muara Karang, kami ingin menunjukkan bahwa pembangkit listrik tidak hanya berperan menjaga pasokan listrik hari ini, tetapi juga dapat menjadi ruang pengembangan teknologi dan pembelajaran untuk energi masa depan,” ujar Ari.
Ia menambahkan bahwa kesuksesan transisi energi tidak lepas dari kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kolaborasi lintas sektor.
“Di balik setiap inovasi, selalu ada manusia yang merancang, mengembangkan, dan memastikan teknologi tersebut bekerja dengan baik. Karena itu, PLN Nusantara Power terus mendorong pengembangan kompetensi insan perusahaan agar adaptif dan siap menghadapi perubahan industri. Kami berharap kolaborasi dan pertukaran pengetahuan dengan komunitas profesional seperti IABA dapat memperkaya perspektif dan mempercepat lahirnya inovasi,” imbuhnya.
Sinergi untuk Masa Depan Energi Bersih Indonesia
Rangkaian kegiatan yang meliputi presentasi korporasi, sharing session, site tour, hingga diskusi interaktif ini menjadi ruang pertukaran wawasan mengenai tantangan pengembangan energi bersih, keandalan sistem kelistrikan, serta peluang penerapan teknologi rendah karbon di tanah air.
Melalui komitmen ini, PLN Nusantara Power terus memperkuat perannya sebagai penyedia daya listrik nasional yang tidak hanya menjaga keandalan pasokan energi, tetapi juga aktif memelopori kapabilitas teknologi demi mewujudkan masa depan energi Indonesia yang lebih bersih dan berkelanjutan. (KWO)













